Contoh Soal Mitra Statistik BPS
dan Pembahasan 2023
Berikut ini merupakan contoh soal Mitra Statistik BPS dan pembahasan
soal, soal HOTS disertai kunci jawaban
Soal 1
Dalam sebuah survei tenaga kerja, BPS menetapkan bahwa sampel rumah
tangga dipilih menggunakan teknik probability sampling untuk
memastikan setiap unit memiliki peluang yang sama untuk terpilih. Namun, di
salah satu desa yang jumlah rumah tangganya tersebar tidak merata, petugas
lapangan menemukan bahwa beberapa blok sensus memiliki lebih sedikit rumah
dibanding blok lainnya. Petugas ingin memastikan penarikan sampel tetap
mencerminkan kondisi populasi sebenarnya.
Berdasarkan prinsip statistik dasar, pendekatan paling tepat untuk menjaga
representativitas sampel pada kondisi tersebut adalah…
A. Mengambil jumlah sampel yang sama di setiap blok sensus agar
pemerataan wilayah tetap terjaga.
B. Menggunakan non-probability sampling pada blok dengan rumah
tangga sedikit untuk menambah jumlah sampel.
C. Melakukan stratified sampling berdasarkan karakteristik
blok sensus sehingga alokasi sampel proporsional.
D. Menggabungkan blok sensus kecil menjadi satu unit dan mengambil sampel acak
sederhana di dalamnya.
E. Memilih sampel dari blok yang besar saja untuk mengurangi potensi bias
keragaman.
Jawaban benar: C
Pembahasan:
Stratifikasi memungkinkan blok sensus dengan ukuran berbeda tetap terwakili
secara proporsional. Teknik ini menjaga keberagaman karakteristik populasi dan
menghindari bias akibat perbedaan jumlah rumah tangga. Opsi A dan E
menghilangkan proporsionalitas; B mengubah metode dasar survei; D berpotensi
mengaburkan karakteristik wilayah asli.
Soal 2
Seorang enumerator ditugaskan untuk melakukan wawancara pada Survei
Sosial Ekonomi Nasional (Susenas). Pada hari kedua pendataan, aplikasi CAPI
menunjukkan warning karena sebagian isian indikator ekonomi
keluarga tidak konsisten dengan jawaban sebelumnya. Namun, responden bersikeras
tidak ingin diwawancarai ulang dan meminta enumerator memperbaiki sendiri
jawabannya “agar cepat selesai”.
Sebagai petugas yang harus mengikuti kaidah metodologi survei, tindakan paling
benar adalah…
A. Mengoreksi jawaban sesuai logika enumerator untuk menjaga kelancaran
pendataan.
B. Menghapus saja seluruh blok isian agar warning hilang saat
validasi berikutnya.
C. Menunda pengisian dan kembali lagi di waktu berbeda untuk klarifikasi kepada
responden.
D. Mengisi bagian yang kosong saja tanpa mengubah jawaban lain agar tidak
memicu konflik.
E. Meminta izin kepada koordinator lapangan untuk mengganti responden ke rumah
tangga tetangga.
Jawaban benar: C
Pembahasan:
Dalam metodologi BPS, klarifikasi jawaban hanya boleh dilakukan kepada
responden yang memberikan jawaban tersebut. Jika responden menolak diwawancara
ulang, enumerator wajib menunda dan menjadwalkan kunjungan berikutnya. Opsi A
dan D melanggar prinsip keakuratan data; B merusak struktur data; E melanggar
aturan sampel baku.
Soal 3
Perhatikan kasus berikut:
Dalam suatu tabel hasil survei konsumsi, ditemukan bahwa rata-rata pengeluaran
pangan per kapita meningkat dari Rp426.000 menjadi Rp515.000 dalam satu tahun.
Namun, pada periode yang sama persentase rumah tangga yang mengaku “kesulitan
membeli bahan pokok” juga naik dari 18% menjadi 25%. Jika Anda adalah mitra
statistik yang bertugas membaca pola data, interpretasi paling logis dari
fenomena tersebut adalah…
A. Rumah tangga semakin boros sehingga mereka merasa lebih sulit
memenuhi kebutuhan pangan.
B. Kenaikan pengeluaran pangan tidak selalu berarti peningkatan daya beli, bisa
jadi karena inflasi.
C. Survei kemungkinan besar dilakukan tidak valid karena hasilnya bertentangan.
D. Responden cenderung memberikan jawaban yang tidak jujur terkait pengeluaran.
E. Kenaikan persentase rumah tangga sulit membeli pangan adalah kesalahan
enumerator dalam pencacahan.
Jawaban benar: B
Pembahasan:
Peningkatan rata-rata pengeluaran tidak selalu menunjukkan kesejahteraan; bisa
disebabkan inflasi atau kenaikan harga. Jika harga naik, pengeluaran naik,
tetapi akses terhadap pangan justru menurun. Opsi lain tidak memiliki dasar
statistik yang kuat.
Soal 4
Saat pendataan, seorang responden bertanya apakah data pendapatannya
akan disampaikan kepada perangkat desa karena ia khawatir dapat memengaruhi
bantuan sosial yang diterimanya. Enumerator tahu bahwa data bersifat rahasia,
tetapi responden tetap ragu dan meminta jaminan tertulis. Dalam situasi ini,
tindakan paling sesuai etika statistik adalah…
A. Memberikan salinan screenshot aplikasi CAPI untuk membuktikan bahwa
data tidak dapat diakses publik.
B. Menjelaskan dasar hukum kerahasiaan data dan mengarahkan responden membaca
UU Statistik.
C. Memberikan jaminan tertulis secara pribadi agar responden bersedia menjawab
dengan jujur.
D. Mengabaikan kekhawatirannya dan melanjutkan wawancara agar proses tidak
terhambat.
E. Menyampaikan bahwa data akan dirahasiakan tetapi tetap dapat digunakan
perangkat desa jika diperlukan.
Jawaban benar: B
Pembahasan:
Etika statistik mengharuskan enumerator memberikan penjelasan resmi berdasarkan
aturan hukum (UU No. 16/1997 tentang Statistik) dan memastikan responden
memahami bahwa data hanya digunakan untuk kepentingan statistik. Opsi A dan C
tidak diperbolehkan; D mengabaikan hak responden; E adalah pelanggaran berat
karena data tidak boleh diberikan ke pihak mana pun.
Soal 5
Dalam pendataan Podes, enumerator menemukan bahwa sebuah desa memiliki
banyak bangunan kosong yang sebelumnya digunakan sebagai homestay. Kepala dusun
menyarankan agar bangunan tersebut tidak dicatat karena “tidak lagi aktif”.
Namun dalam pedoman teknis, bangunan kosong tetap harus didata sepanjang masih
berdiri dan memiliki identitas lokasi. Sebagai mitra statistik, keputusan
paling tepat adalah…
A. Mengikuti saran kepala dusun agar data lebih sesuai dengan kondisi
sosial saat ini.
B. Mengabaikan bangunan kosong karena tidak memberikan kontribusi ekonomi.
C. Tetap mencatat bangunan kosong sesuai pedoman teknis yang berlaku.
D. Menunda pencatatan hingga konfirmasi dari BPS kabupaten/kota diterbitkan.
E. Mencatat sebagian saja jika bangunan dianggap masih memungkinkan digunakan.
Jawaban benar: C
Pembahasan:
Pedoman teknis BPS bersifat baku dan harus diikuti enumerator. Semua bangunan
fisik yang memenuhi definisi tetap harus dicatat apa pun status penggunaannya.
Saran kepala dusun tidak boleh mengubah prosedur. Opsi lain mengabaikan
integritas data Podes.
Soal 6
Dalam proses verifikasi data Susenas, seorang mitra statistik menemukan
kasus berikut:
Satu rumah tangga melaporkan bahwa jumlah anggota keluarga adalah 4 orang.
Namun, pada blok pertanyaan pendidikan, tercatat 5 individu dengan jenjang
pendidikan berbeda. Setelah dicek, aplikasi CAPI memberikan warning bahwa
jumlah anggota tidak konsisten. Responden mengaku lupa apakah seorang kerabat
yang tinggal sementara boleh dicatat sebagai anggota rumah tangga.
Langkah paling tepat yang harus dilakukan enumerator adalah…
A. Menghapus satu entri pendidikan agar jumlahnya sesuai dengan jumlah
anggota yang dilaporkan.
B. Mencatat seluruh individu karena tinggal bersama, meskipun bukan anggota
rumah tangga inti.
C. Mengklarifikasi definisi anggota rumah tangga kepada responden dan
memperbaiki isian sesuai definisi yang benar.
D. Mencatat kerabat tersebut sebagai “anggota tambahan sementara” untuk
menghindari kesalahan.
E. Mengikuti jawaban awal responden untuk menghindari perdebatan.
Jawaban benar: C
Pembahasan:
BPS memiliki definisi baku tentang anggota rumah tangga: tinggal minimal 6
bulan atau berniat tinggal 6 bulan. Klarifikasi wajib dilakukan agar data
akurat. Menghapus entri (A) tidak sesuai; B dan D melanggar definisi; E
mengabaikan validitas data.
Soal 7
Selama pendataan lapangan menggunakan CAPI, muncul notifikasi
“sinkronisasi gagal” meskipun sinyal internet stabil. Setelah ditelusuri,
beberapa entri pada kuesioner belum melewati validasi internal aplikasi,
sehingga data dianggap belum siap dikirim. Enumerator harus segera
menyelesaikan pendataan karena tenggat waktu mepet.
Tindakan paling tepat untuk memastikan data tersinkron tanpa melanggar prosedur
adalah…
A. Menonaktifkan semua validasi internal aplikasi agar data bisa
terkirim tanpa hambatan.
B. Mengirim data secara manual melalui pesan ke koordinator lapangan.
C. Memperbaiki entri yang belum valid sesuai petunjuk aplikasi sebelum
melakukan sinkronisasi ulang.
D. Menghapus kuesioner yang bermasalah agar aplikasi dapat memproses entri
lainnya.
E. Menunggu hingga aplikasi otomatis memproses data tanpa melakukan perubahan
apa pun.
Jawaban benar: C
Pembahasan:
CAPI memiliki validasi baku yang harus diperbaiki sebelum sinkronisasi.
Mengabaikan validasi (A) melanggar SOP; B tidak diperbolehkan; D berisiko
kehilangan data; E membuat pekerjaan terhambat.
Soal 8
Dalam Survei Biaya Hidup (SBH), sampel rumah tangga dipilih berdasarkan
strata wilayah urban dan rural. Di suatu kecamatan, enumerator menyadari bahwa
daftar sampel rumah tangga urban memuat beberapa rumah tangga yang sudah pindah
ke wilayah rural dalam 6 bulan terakhir. Namun, pedoman teknis menyatakan bahwa
sampel tidak boleh diganti kecuali ada kondisi khusus tertentu.
Apa yang harus dilakukan enumerator untuk menjaga validitas sampling?
A. Mengganti rumah tangga tersebut dengan tetangga terdekat yang masih
tinggal di area urban.
B. Mengikuti daftar sampel awal meskipun kondisi domisili berubah.
C. Mengonfirmasi kepada supervisor lapangan apakah rumah tangga tersebut dapat
digantikan sesuai prosedur.
D. Mengabaikan strata urban–rural karena perubahan domisili bersifat alami.
E. Melaporkan perubahan tetapi tetap tidak perlu mengonfirmasi karena sampel
dianggap fixed.
Jawaban benar: C
Pembahasan:
Dalam survei BPS, sampel bersifat fixed, namun ada mekanisme
penggantian jika terdapat kondisi tertentu (rumah tangga pindah total/ tidak
ditemukan). Enumerator tidak boleh mengganti atas inisiatif sendiri. Konfirmasi
ke supervisor merupakan prosedur yang benar.
Soal 9
Seorang responden menunjukkan sikap defensif dan berkata, “Saya takut
data ini bisa bocor dan digunakan oleh lembaga lain untuk melihat kondisi
keuangan keluarga saya.” Enumerator sudah menjelaskan kerahasiaan data secara
verbal, tetapi responden tetap ragu dan tampak tidak nyaman. Jika wawancara
dipaksakan, besar kemungkinan responden memberikan jawaban tidak akurat.
Langkah komunikasi paling efektif yang harus dilakukan adalah…
A. Menghentikan wawancara sementara dan memberikan waktu bagi responden
untuk berpikir ulang.
B. Meyakinkan responden dengan mengatakan bahwa enumerator pribadi tidak
memiliki akses penuh ke datanya.
C. Mengalihkan topik pembicaraan ke hal yang lebih ringan agar responden
melupakan kekhawatirannya.
D. Meminta supervisor datang untuk memaksa responden menjawab sesuai aturan
pendataan.
E. Menyampaikan bahwa menolak pendataan dapat berdampak pada status
administrasi di desa.
Jawaban benar: A
Pembahasan:
Dalam komunikasi lapangan, memberikan ruang waktu adalah strategi untuk
menciptakan kembali rasa aman. Ini juga membantu enumerator membangun kembali
kepercayaan tanpa menekan responden. Opsi B dapat menyesatkan; C tidak
menyelesaikan masalah; D dan E melanggar etika.
Soal 10
Dalam hasil survei konsumsi rumah tangga, seorang enumerator menemukan
data berikut:
- Total
pengeluaran makanan: Rp1.800.000
- Total
pengeluaran nonmakanan: Rp250.000
- Total
pengeluaran kesehatan: Rp600.000
Namun responden mengaku pendapatannya hanya sekitar Rp1.900.000 per
bulan. Enumerator curiga terjadi ketidaksesuaian, tetapi responden bersikeras
bahwa seluruh angka tersebut benar.
Analisis paling logis yang dapat dilakukan enumerator adalah…
A. Menerima seluruh data apa adanya karena tugas enumerator hanya
mencatat.
B. Mengurangi pengeluaran nonmakanan secara manual agar pendapatan tampak
wajar.
C. Mengklarifikasi ulang seluruh kategori pengeluaran karena mungkin ada
tumpang tindih pelaporan.
D. Menganggap bahwa responden memiliki penghasilan tambahan yang tidak
dilaporkan.
E. Menyimpulkan bahwa responden berutang, sehingga defisit wajar diabaikan.
Jawaban benar: C
Pembahasan:
Dalam praktik BPS, enumerator wajib melakukan probing untuk
memastikan tidak ada duplikasi kategori pengeluaran. Misalnya pengeluaran
kesehatan bisa tercatat ganda. Opsi D dan E tidak boleh diasumsikan tanpa
bukti; A dan B jelas melanggar SOP dan integritas data.
Soal 11
Pada survei ketenagakerjaan, seorang enumerator mendapati responden
melaporkan bekerja selama 2 jam per minggu tetapi mengaku sebagai pekerja penuh
waktu. Dalam pedoman BPS, seseorang dikategorikan bekerja jika melakukan
kegiatan ekonomi minimal 1 jam dalam seminggu, tetapi status “pekerja penuh
waktu” tidak hanya ditentukan oleh jam kerja tersebut.
Dalam konteks ini, langkah analitis paling tepat adalah…
A. Mencatat responden sebagai pekerja penuh waktu karena definisinya
fleksibel di lapangan.
B. Mengubah status responden menjadi pekerja paruh waktu tanpa klarifikasi.
C. Mengklarifikasi kembali pekerjaan utama, intensitas kerja, dan aktivitas
hariannya untuk menentukan kategori yang benar.
D. Mengakui saja jawaban responden karena persepsi individu tentang pekerjaan
bersifat subjektif.
E. Menghapus seluruh data terkait pekerjaan untuk menghindari inkonsistensi.
Jawaban benar: C
Pembahasan:
Pekerja penuh waktu tidak dinilai hanya dari “bekerja minimal 1 jam per
minggu”. Enumerator harus probing lebih lanjut untuk
mengklarifikasi aktivitas sebenarnya. A dan D tidak valid; B menyalahi
prosedur; E merusak kelengkapan data.
Soal 12
Saat pendataan Podes, seorang kepala desa meminta enumerator untuk
“sedikit menyesuaikan data” agar desa tampak lebih tertinggal sehingga
mempermudah akses bantuan. Kepala desa bersikeras karena menganggap langkah itu
bukan kecurangan, tetapi demi kepentingan masyarakat. Enumerator berada dalam
situasi sulit.
Tindakan paling sesuai prinsip etika statistik BPS adalah…
A. Mengikuti permintaan kepala desa karena dianggap untuk kepentingan
masyarakat.
B. Mencatat versi data kepala desa terlebih dahulu lalu memperbaikinya nanti.
C. Menolak permintaan tersebut dan tetap mengisi data sesuai kondisi faktual di
lapangan.
D. Mengubah sebagian data saja agar tidak menimbulkan konflik.
E. Menunda pendataan sampai kepala desa menyetujui pengisian sesuai prosedur.
Jawaban benar: C
Pembahasan:
Data statistik harus objektif, bebas intervensi, dan menggambarkan kondisi
sebenarnya. Permintaan manipulasi data termasuk pelanggaran serius. Hanya opsi
C yang sesuai etika. A, B, D, dan E melanggar integritas pendataan.
Soal 13
Perhatikan kasus berikut:
Grafik menunjukkan bahwa angka pengangguran terbuka di suatu kabupaten menurun
dari 7,2% menjadi 5,4% dalam dua tahun. Namun, pada periode yang sama, angka
pekerja tidak penuh (underemployment) naik dari 8% menjadi 11%.
Interpretasi paling tepat terhadap fenomena tersebut adalah…
A. Lapangan kerja membaik dan penduduk semakin sejahtera.
B. Banyak penduduk yang berhenti mencari kerja sehingga tidak lagi terhitung
sebagai penganggur.
C. Struktur pasar kerja berubah, lebih banyak orang bekerja tetapi tidak
sepenuhnya memenuhi jam kerja ideal.
D. Data tersebut tidak valid karena indikatornya saling bertentangan.
E. Pengangguran turun karena banyak warga pindah ke daerah lain.
Jawaban benar: C
Pembahasan:
Menurunnya pengangguran dan meningkatnya underemployment menunjukkan
kualitas pekerjaan yang tersedia cenderung rendah: orang bekerja tetapi tidak
mendapatkan jam kerja optimal. B dan E mungkin terjadi tetapi tidak boleh
diasumsikan tanpa data; A terlalu positif; D salah karena indikator tersebut
dapat berjalan berlawanan.
Soal 14
Enumerator sedang bertugas di daerah terpencil yang sulit dijangkau
sinyal. Validasi CAPI tidak dapat dijalankan secara otomatis, sehingga
enumerator baru sadar setelah kembali ke kecamatan bahwa terdapat blok isian
yang tidak lengkap. Jadwal pendataan hanya tersisa satu hari lagi.
Langkah paling tepat yang harus dilakukan adalah…
A. Mengisi sendiri bagian yang kosong berdasarkan perkiraan agar data
tidak terlambat dikirim.
B. Segera kembali ke lokasi untuk melengkapi data meskipun membutuhkan waktu
tambahan.
C. Menunda validasi dan menunggu sinyal membaik untuk melihat apakah aplikasi
tetap menerima datanya.
D. Mengisi blok kosong dengan nilai default agar sistem tidak menolak data.
E. Melaporkan bahwa responden tidak dapat ditemui meskipun sebenarnya sudah
diwawancarai.
Jawaban benar: B
Pembahasan:
Kelengkapan dan kebenaran data jauh lebih penting daripada efisiensi.
Enumerator wajib kembali ke lokasi meski memakan waktu, karena data tidak boleh
diisi tanpa klarifikasi. A, D, dan E melanggar SOP; C hanya menunda masalah.
Soal 15
Dalam survei konsumsi, responden melaporkan bahwa:
- Mereka
membeli beras 20 kg dalam sebulan untuk kebutuhan sendiri,
- Namun
mereka juga menjual 5 kg beras ke tetangga,
- Selain
itu, mereka menerima 3 kg beras dari saudara secara cuma-cuma.
Tujuan survei adalah mengukur konsumsi rumah tangga. Konsumsi beras yang
seharusnya dicatat adalah…
A. 20 kg
B. 15 kg
C. 23 kg
D. 18 kg
E. 25 kg
Jawaban benar: D
Pembahasan:
Konsumsi dihitung dari jumlah yang benar-benar digunakan oleh rumah tangga,
bukan jumlah yang dibeli. Rumusnya:
(beras yang diperoleh) – (beras yang dijual) = konsumsi
→ (20 kg + 3 kg) – 5 kg = 18
kg
Opsi lain tidak sesuai rumus konsumsi dalam pedoman BPS.
Soal 16
Dalam survei sosial ekonomi, responden melaporkan bahwa:
- Pengeluaran
listrik per bulan: Rp350.000
- Pengeluaran
air: Rp80.000
- Pengeluaran
internet dan komunikasi: Rp300.000
Namun, total pengeluaran nonmakanan yang dicatat enumerator di aplikasi
hanya sebesar Rp400.000. Saat enumerator mengklarifikasi, responden mengatakan
bahwa ia “tidak yakin mana yang harus dimasukkan sebagai pengeluaran nonmakanan
karena semuanya campur saja.”
Tindakan paling tepat untuk menjaga kualitas data adalah…
A. Mencatat total pengeluaran nonmakanan sesuai penjumlahan rinci
meskipun responden tidak memahaminya.
B. Mencatat nilai yang diakui responden tanpa mengubah apa pun.
C. Menghapus seluruh rincian pengeluaran agar responden dapat mengisi ulang
dari awal.
D. Menyimpulkan bahwa responden salah membedakan kategori dan mengisi sesuai
logika enumerator.
E. Mengabaikan ketidaksesuaian karena yang penting pengeluaran makanan sudah
benar.
Jawaban benar: A
Pembahasan:
Dalam survei konsumsi BPS, rincian adalah sumber data paling akurat. Jika
responden bingung dalam totalnya, enumerator harus menggunakan rincian yang
sudah benar. B dan E mengabaikan inkonsistensi; C membuang data valid; D
dilarang karena enumerator tidak boleh mengganti berdasarkan asumsi.
Soal 17
Seorang responden meminta enumerator untuk menghapus beberapa jawaban
yang sudah ia berikan karena khawatir informasi tersebut akan digunakan sebagai
dasar evaluasi penerima bantuan sosial di desanya. Enumerator mengetahui bahwa
data BPS tidak digunakan untuk penentuan bantuan, tetapi responden tetap
tertekan dan mendesak perubahan.
Langkah paling etis dan prosedural adalah…
A. Mengubah jawaban responden agar mereka tidak merasa terancam.
B. Menghapus seluruh data responden untuk menunjukkan empati.
C. Menjelaskan ulang fungsi statistik dan kerahasiaan, lalu menanyakan apakah
responden ingin melakukan klarifikasi jawaban, bukan menghapusnya.
D. Mengatakan bahwa data tidak akan pernah dicek oleh pihak desa sehingga
responden tenang.
E. Menghubungi perangkat desa agar meyakinkan responden.
Jawaban benar: C
Pembahasan:
Enumerator boleh melakukan klarifikasi, bukan menghapus jawaban yang telah
diberikan secara sah. Harus dijelaskan bahwa data digunakan secara agregat dan
tidak memengaruhi bantuan. A dan B melanggar integritas data; D bisa
menyesatkan; E melanggar kerahasiaan.
Soal 18
Dalam survei pertanian, daftar sampel rumah tangga tani disusun
berdasarkan listing setahun lalu. Namun saat pendataan,
enumerator menemukan bahwa 30% rumah tangga dalam daftar tidak lagi
berusahatani karena beralih profesi menjadi pekerja bangunan. Padahal survei
ini hanya menargetkan rumah tangga tani aktif.
Langkah yang metodologis paling tepat adalah…
A. Mengganti rumah tangga tersebut dengan rumah tangga lain yang saat
ini berusahatani.
B. Tetap mewawancarai mereka meskipun tidak sesuai target karena sudah masuk
daftar sampel.
C. Melaporkan perubahan tersebut dan meminta arahan koordinator apakah daftar
dapat diperbarui sesuai mekanisme resmi.
D. Mengabaikan rumah tangga non-tani dan mengurangi jumlah sampel.
E. Menambah sampel secara mandiri sampai mendapatkan cukup rumah tangga tani.
Jawaban benar: C
Pembahasan:
Daftar sampel tidak boleh diganti tanpa persetujuan supervisor/korlap. Survei
berbasis target populasi memerlukan prosedur khusus untuk replacement.
A dan E dilarang; B menghasilkan data yang tidak relevan; D merusak desain
sampling.
Soal 19
Saat melakukan wawancara, responden tiba-tiba marah karena menganggap
pertanyaan terlalu pribadi, terutama mengenai pendapatan. Ia bahkan mengancam
menghentikan wawancara. Enumerator sudah menjelaskan tujuan pendataan, tetapi
responden tetap emosional.
Respons komunikasi lapangan yang paling tepat adalah…
A. Meneruskan wawancara agar proses tidak terhambat meskipun responden
marah.
B. Menjeda wawancara, meminta maaf jika ada ketidaknyamanan, dan menawarkan
melanjutkan di waktu lain.
C. Mengurangi jumlah pertanyaan pendapatan agar responden tidak marah lagi.
D. Mengatakan bahwa semua orang lain sudah menjawab tanpa masalah agar
responden merasa tidak enak.
E. Meminta kepala desa langsung menegur responden agar bersedia menjawab.
Jawaban benar: B
Pembahasan:
Mengelola emosi responden adalah bagian penting komunikasi lapangan. Memberi
jeda dan menawarkan waktu lain adalah cara terbaik membangun ulang kepercayaan.
A memaksa; C melanggar kuesioner; D manipulatif; E tidak etis.
Soal 20
Responden melaporkan bahwa ia membeli gas LPG 3 kg sebanyak 3 tabung
dalam sebulan. Namun saat enumerator menanyakan frekuensi memasak, responden
menjawab bahwa ia memasak hanya sekali seminggu dan menggunakan kompor listrik
untuk sebagian besar kebutuhan. Rata-rata rumah tangga dengan pola memasak
tersebut hanya menghabiskan 1 tabung per bulan.
Apa langkah analitis paling benar untuk memastikan akurasi laporan konsumsi
energi?
A. Mengurangi jumlah tabung menjadi 1 sesuai pola umum agar data lebih
realistis.
B. Menerima laporan responden tanpa klarifikasi tambahan.
C. Menanyakan lebih lanjut apakah tabung tersebut digunakan untuk keperluan
lain atau diberikan kepada pihak lain.
D. Mengisi nilai rata-rata konsumsi dari pedoman survei.
E. Menyimpulkan bahwa responden salah dan langsung memperbaiki jumlah tabung.
Jawaban benar: C
Pembahasan:
Enumerator wajib probing ketika ada ketidaksesuaian antara
pola aktivitas dan angka konsumsi. LPG bisa digunakan untuk bisnis kecil,
diberikan kepada saudara, atau disimpan. A dan D adalah manipulasi; B
mengabaikan inkonsistensi; E mengubah data tanpa dasar.
1. Perhatikan barang-barang di bawah
ini. Instrumen utama yang akan digunakan petugas Sensus adalah...
A. Kamera
B. Kuesioner
C. Laptop
D. Recorder
Jawaban: B
2. Contoh pernyataan yang tepat
mengenai sensus adalah:
A. Pertanyaan lebih mendetail
dibandingkan survei
B. Dilaksanakan untuk sampel-sampel
terpilih saja
C. Dilaksanakan di seluruh Indonesia
D. Dilaksanakan setiap 5 tahun
Jawaban: C
4. Sebutkan visi dari BPS RI!
Jawaban: “Penyedia Data Statistik
Berkualitas untuk Indonesia Maju” (“Provider of Qualified Statistical
Data for Advanced Indonesia”)
5. Apa arti dan warna pada Logo BPS?
Warna Biru: Sensus Penduduk
Warna Hijau: Sensus Pertanian
Warna Orange: Sensus Ekonom
6. Kapan Hari Statistik Nasional Jawaban: ( tanggal 26 September)
7. Apa Core Values BPS? Jawaban: (Profesional,
Integritas, Amanah)
8. Ada berapa jenis petugas lapangan?
Jawab:
Petugas Lapangan terdiri dari:
1) PPL (Petugas Pencacah/Pendata
Lapangan)
2) PML (Petugas Pemeriksa Lapangan)
3) KOSEKA (Koordinator Sensus
Kecamatan)
9. Kata
"di" dalam kalimat "Mobil itu diparkir di depan rumah"
berfungsi sebagai…
A. Kata depan
B. Kata kerja
C. Kata sifat
D. Kata benda
Kunci jawaban: A
10. Jadwal khusus sensus berdasarkan
tahun akhiran
·
Sensus Penduduk (SP) dilakukan setiap
tahun yang berakhiran 0 (2000,2010,2020)
·
Sensus Pertanian (ST) dilakukan setiap
tahun yang berakhiran 3 (2003,2013,2023)
·
Sensus Ekonomi (SE) dilakukan setiap
tahun yang berakhiran 6 (2006,2016,2026)
11. Suatu
populasi memiliki distribusi normal dengan rata-rata 50 dan standar deviasi 10.
Jika diambil sampel sebanyak 100, maka nilai 95% sampel tersebut berada dalam
rentang…
A. 35-65
B. 40-60
C. 45-55
D. 50-55
Kunci jawaban: A
12. Range dalam statistika adalah...
A. Jarak antara nilai maksimum dan
minimum dalam kumpulan data.
B. Jumlah dari semua nilai dalam
kumpulan data.
C. Jumlah kuadrat semua nilai dalam
kumpulan data.
D. Rata-rata dari nilai maksimum dan
minimum dalam kumpulan data.
Jawaban: A
13. Suatu distribusi normal memiliki
rata-rata 100 dan standar deviasi 15. Jika diambil sampel sebanyak 100, maka
nilai 68% sampel tersebut berada dalam rentang…
A. 85-115
B. 70-130
C. 55-145
D. 40-155
Kunci jawaban: A
14. Suatu populasi memiliki rata-rata
75 dan standar deviasi 5. Jika diambil sampel sebanyak 36, maka nilai rata-rata
sampel tersebut mendekati….
A. 70
B. 75
C. 80
D. 85
Kunci jawaban: B
15.Aplikasi yang dipakai untuk
mendaftar menjadi petugas mitra BPS adalah?
A.
ALLSTATS BPS
B. SOBAT BPS
C. FASIH
D. SIMITRA
Jawaban: B
16. Di bawah ini program bansos yang
bukan bertujuan untuk mengurangi kemiskinan adalah?
A. Jaminan Kesehatan Masyarakat
(Jamkesmas)
B. Subsidi pupuk
C. Program bantuan pendidikan
D. Program Keluarga Harapan (PKH)
Jawaban: B
17. Jika sebuah kumpulan data memiliki
nilai rata-rata 25, median 30, dan modus 35, apa yang dapat disimpulkan tentang
distribusi data ini?
A. Distribusi data simetris.
B. Distribusi data miring ke kiri
C. Distribusi data miring ke kanan.
D Tidak cukup informasi untuk
disimpulkan.
Jawaban: B
18. Dalam analisis regresi linear
sederhana, bagaimana Anda mengukur sejauh mana model regresi cocok dengan data?
A. Menggunakan uji t
B. Menghitung R-squared
C. Melakukan uji hipotesis
D. Menghitung median
Jawaban: B
19. Apa yang menjadi tujuan dari uji
hipotesis dalam statistik?
A. Menyimpulkan fakta-fakta yang ada.
B. Menilai distribusi data.
C. Membuktikan kebenaran hipotesis nol
(H0).
D Mengukur efek dari variabel bebas
terhadap variabel terikat.
Jawaban: C
20. Sebuah perusahaan memproduksi 100
produk. Dari 100 produk tersebut, 80 produk memenuhi standar kualitas. Jika
diambil sampel sebanyak 10 produk, maka peluang sampel tersebut berisi 8 produk
yang memenuhi standar kualitas adalah…
A. 0,0001
B. 0,001
C. 0,01
D. 0,1
Kunci jawaban: C
21. Dalam sebuah kandang ada 50 ekor
ayam yang terdiri dari 27 ekor ayam jantan, dan 18 ekor ayam berwarna hitam.
Apabila yang berwarna hitam di kandang itu ada 35 ekor, maka berapakah
banyaknya ayam betina yang tidak berwarna hitam?
A. 12
B. 10
C. 8
D. 7
E. 6
Cara pengerjaannya: Ayam keseluruhan ada 50, ayam betina 50-27 = 23.
Sedangkan ayam hitam 35-18 = 17.
Ayam betina yang tidak hitam 23-17 = 6
Jawabannya E
22. Jika A > B dan B > C, maka…
A. A > C
B. A < C
C. A = C
D. Tidak dapat ditentukan
Kunci jawaban: A
23. -38 + (218-26) : 24 =
A. -23
B. -21
C. -24
D. -20
E. -30
Jawabannya: E. -30
23. (15 + 40)^2 =
A. 3052
B. 3025
C. 3005
D. 3225
E. 3325
Cara pengerjaannya, (15 + 40)^2 = 55^2
= 55 x 55 = 3025
Jawabannya: B
Soal
Tambahan
Contoh Soal Tes Kompetensi
Berikut adalah kumpulan contoh soal tes
kompetensi Mitra BPS lengkap dengan jawabannya:
1. Data yang diperoleh secara langsung
dari sumber pertama (responden) oleh petugas BPS disebut…
A. Data Primer
B. Data Sekunder
C. Data Kualitatif
D. Data Kuantitatif
Jawaban: A
2. Berikut ini yang bukan termasuk
dalam Core Values BPS (Profesional,
Integritas, Amanah) adalah…
A. Kompeten
B. Jujur
C. Disiplin
D. Dapat diandalkan
Jawaban: A
3. Dalam survei rumah tangga, unit
observasi adalah
A. Bangunan
B. Rumah tangga
C. Dusun
D. Kabupaten
Jawaban: B
4. Kode wilayah biasanya memuat
informasi mengenai
A. Warna rumah
B. Urutan petugas
C. Provinsi, kabupaten, kecamatan, desa
D. Pendidikan responden
Jawaban: C
5. Apabila responden menjawab terlalu
cepat dan tidak serius, petugas harus
A. Mengakhiri wawancara
B. Mengisi sendiri jawabannya
C. Menegaskan kembali pentingnya data
D. Mengabaikan hal tersebut
Jawaban: C
6. Pengisian kuesioner harus dilakukan
dengan
A. Pensil
B. Pena atau perangkat digital sesuai aturan
C. Spidol
D. Media bebas
Jawaban: B
7. Kuesioner yang terlipat, rusak, atau
kotor dapat menyebabkan
A. Meningkatkan kualitas data
B. Tidak ada pengaruh
C. Kesalahan baca atau input
D. Hasil survei menjadi lebih cepat
Jawaban: C
8. Pada survei konsumsi, informasi yang
biasanya dicatat adalah
A. Rencana liburan
B. Pengeluaran rumah tangga
C. Warna favorit
D. Hobi anggota keluarga
Jawaban: B
9. Supervisi lapangan dilakukan untuk
A. Membaca data
B. Memberi hukuman
C. Menjamin kualitas data
D. Mengurangi jumlah petugas
Jawaban: C
10. Dalam survei BPS, dokumen daftar isian
disebut juga dengan
A. Template
B. Kode wilayah
C. Kuesioner
D. Metadata
Jawaban: C
Link Download File : 👉👉 Soal BPS 2023
%20-%20Koleksilogo.com%20(1).jpg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar